Skip to main content

Ulang Tahun di Perayaan Imlek

Oleh: SuharsoPada: 1/25/2020

Tidak terasa. Hari ini Sabtu (25/01/2020), bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2571, blog ini memasuki tahun ketiga usianya sejak pertama kali dibuat. Usia yang masih belia untuk ukuran bloger pemula seperti saya. Belum ada kemajuan berarti yang sudah dicapai. Boleh dikatakan, blog ini banyak vakum sepanjang tahun lalu. Juga tahun-tahun sebelumnya. Ini sangat berbeda dengan blog semacam disway.id milik penulis kenamaan Dahlan Iskan yang selalu di- update tiap hari. Tentu bukan bandingannya. Ini bukan bermaksud berkecil hati. Juga bukan bermaksud mencari alasan untuk menyerah. Tidak! Saya tidak berniat sama sekali untuk menutup blog ini. Saya yakin, tipping point akan datang pada waktunya. Suatu saat nanti. Yang penting wadah itu tetap selalu terbuka. Tinggal kemudian bag…

Sekali Lulus Sertifikasi CGAP

Oleh: SuharsoPada: 11/24/2018

Alhamdulillah. Satu lagi sertifikasi profesi berskala internasional berhasil saya lewati. Setelah melalui tiga jam ujian yang menguras energi pada Rabu (21/11/2018) lalu, saya dinyatakan lulus CGAP ( Certified Government Auditing Professional ) dari The Institute of Internal Auditors (IIA). Bersyukur juga, sekali ujian langsung lulus. Capaian ini melengkapi dua sertifikat profesi yang sudah saya miliki sebelumnya, yaitu CIA dan CCSA. Begitu dinyatakan lulus dan menerima email IIA, saya langsung cek di website pengelolaan sertifikasi milik IIA. Dan benar saja. Saya sudah terdaftar sah sebagai CGAP sekaligus telah mendapat nomor sertifikat. Tinggal menunggu pengiriman sertifikat fisiknya dari IIA. Menurut keterangan yang saya peroleh dari narahubung IIA Indonesia, paling lambat 90 har…

Kenangan Kuliah Terakhir di MAKSI UI

Oleh: SuharsoPada: 2/10/2018

Tulisan ini saya buat di sebuah blog lama saya lebih dari setahun lalu. Ketika itu tiba-tiba saya merasa akan sangat merindukan suasana kuliah S2 di Universitas Indonesia (UI). Padahal, baru satu hari berlalu saya menyelesaikannya bersama kawan-kawan seperjuangan. Saya putuskan untuk memindahkan tulisan tersebut ke blog ini karena blog lama saya itu akan saya nonaktifkan. Meski tulisan itu tidak bagus-bagus amat, saya masih ingin terus membacanya. Sebab, dengan membacanya lagi, saya seolah terbawa kembali ke suasana akhir masa perkuliahan kala itu, yang bagi saya amat mengesankan. Beginilah yang saya tuliskan waktu itu... Alhamdulillah, syukur kehadirat Yang Mahakuasa, kemarin (8/12/2016) kami berhasil menyelesaikan sesi kuliah terakhir di kelas Magister Akuntansi (MAKSI) UI. Kela…

Sekadar Penjajahan Intelektual

Oleh: SuharsoPada: 2/10/2018

Tiba-tiba saya membayangkan, seandainya semua guru besar seluruh universitas di negeri ini mampu menghasilkan satu buku populer saja tiap tiga tahun sekali, betapa melimpahnya referensi bacaan berbahasa Indonesia yang bisa kita nikmati. Dan kita patut menjadikannya sebagai referensi terpercaya, karena buku-buku itu merupakan karya insan sekelas profesor doktor, orang yang semestinya tak diragukan lagi kompetensi akademisnya. Dengan begitu, mungkin juga para akademisi kita bisa lepas dari bentuk penjajahan baru, saya suka menyebutnya 'penjajahan intelektual', melalui kungkungan tetek bengek kaidah menulis ilmiah dengan embel-embel internasional. Padahal semua itu cuma aturan main duniawi, bukan semacam kitab suci yang pantang diutak-atik lagi. Saya amat menanti era Indonesi…

Selamat Tinggal Bahagia Lama, Selamat Datang Bahagia Baru!

Oleh: SuharsoPada: 1/05/2018

Sebuah pesan WhatsApp berisi ucapan selamat mutasi mengejutkan saya saat masih berada di bus dalam perjalanan pulang kerja akhir tahun 2017 lalu. Nama saya tercantum dalam daftar mutasi. Meski mutasi buat saya hanya berarti pindah lantai dalam satu gedung yang sama, sesuatu yang tak rutin sifatnya tetap saja mengejutkan. Saya dipindahkan dari supporting unit tempat saya bekerja hampir setahun terakhir ini ke unit pelaksana tugas audit, yang boleh dibilang sebagai fungsi core business karena saya memang bekerja di kantor audit internal sebuah instansi pemerintah. Sepertinya saya akan kembali menjadi auditor. Iya, kembali saja. Sebab sebelumnya saya sudah pernah bertugas sebagai auditor sebelum akhirnya menjalani tugas belajar di Universitas Indonesia pada akhir 2015 sampai awal 201…

Sisi Gelap dan Terang Kemajuan Teknologi

Oleh: SuharsoPada: 12/29/2017

Pada masa sekarang ini, teknologi berkembang demikian pesat, bak derasnya air bah yang mengalir tak terbendung lagi. Keberadaannya terasa makin mendominasi dunia dan berpengaruh masif terhadap perubahan dan kemajuan peradaban. Perkembangan teknologi yang paling nyata dan mudah dirasakan adalah dalam hal otomatisasi mesin atau robot. Otomatisasi ini dirancang untuk mempermudah, mempercepat atau bahkan menggantikan pekerjaan-pekerjaan yang semula dilakukan oleh manusia. Industri pembuatan mobil, pabrik alat elektronik, industri kimia dan plastik, serta produksi makanan dan minuman dalam kemasan merupakan sebagian contoh nyata sektor yang telah banyak memakai teknologi otomatisasi dalam proses produksinya. Diperkirakan, penggunaan otomatisasi mesin atau robot ini akan makin meluas ke …

Singgah di Jembatan Barelang yang Megah

Oleh: SuharsoPada: 8/14/2017

Bulan Agustus ini saya mendapat kesempatan berkunjung ke Kota Batam. Bagi saya, ini merupakan kunjungan yang pertama. Kota yang dikenal sebagai tempat membeli barang-barang elektronik dengan harga murah ini mempunyai sebuah landmark yang cukup terkenal, yaitu jembatan Barelang. Dari hasil pencarian di internet, nama Barelang itu rupanya merupakan akronim dari Batam-Rempang-Galang, yaitu tiga pulau besar yang berada di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Sesuai namanya, konon jembatan ini dirancang untuk menghubungkan tiga pulau besar itu serta beberapa pulau kecil lainnya. Saya bersama teman-teman seperjalanan tertarik untuk menyaksikan secara langsung kemegahan ikon kota Batam yang sangat terkenal itu. Kami serombongan menyewa sebuah mobil Toyota Avanza untuk menuju lokasi yang kami …

Berbelanja Sepatu Impian

Oleh: SuharsoPada: 6/30/2017

Sudah lama saya mengincar sepatu merek Skechers. Sebetulnya saya sempat memilikinya sekira dua tahun lalu sebelum akhirnya raib saat sepatu itu saya tinggalkan di beranda masjid untuk menunaikan salat Jumat. Maklum, masjid di negeri ini kadang masih jadi ladang tangan-tangan jail. Ya sudahlah. Yang jelas, saya begitu terkesan dengan sepatu itu karena ia amat ringan dan nyaman saat dipakai. Karena itu saya sangat ingin kembali membeli sepatu merek itu untuk saya pakai bepergian atau beraktivitas santai menggantikan fungsi sandal. Sayangnya, keinginan itu selalu tertunda realisasinya karena banyaknya aktivitas, di samping memang isi kantong sedang diprioritaskan untuk kebutuhan yang lain. Akhirnya saya memantapkan niat untuk merealisasikan keinginan itu pasca lebaran tahun ini. Pil…